Konferensi Konten Kreator Makassar Sukses Digelar, Drama Cuan Hadir sebagai Ekosistem Baru Monetisasi Kreator
Makassar — Perkembangan industri konten digital di Indonesia kembali mencatat momentum penting. Pada Sabtu malam, 1 Februari 2026, Konferensi Konten Kreator Makassar yang dirangkaikan dengan Gala Premiere dan Soft Launching Aplikasi Drama Cuan (Dracun) sukses digelar dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Acara ini dihadiri oleh konten kreator, talent, pelaku industri kreatif, komunitas digital, serta sejumlah undangan dari berbagai latar belakang. Kehadiran mereka menegaskan bahwa industri kreatif digital, khususnya konten drama pendek, semakin dipandang sebagai sektor ekonomi yang menjanjikan dan berkelanjutan.
Konferensi ini menjadi ruang temu bagi para kreator untuk berdiskusi, berjejaring, sekaligus menyaksikan langsung peluncuran Drama Cuan, sebuah platform digital yang menawarkan pendekatan baru dalam memonetisasi karya kreator secara langsung.
Mendorong Kreator Lokal Naik Kelas
Ketua Panitia kegiatan, Armadha Siajaya, menyampaikan bahwa Konferensi Konten Kreator Makassar dirancang sebagai wadah kolaborasi dan edukasi bagi para kreator, khususnya di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur.
Menurutnya, banyak kreator lokal yang memiliki potensi besar namun belum memiliki akses pada sistem monetisasi yang jelas dan berkelanjutan. Melalui konferensi ini, para kreator diajak untuk memahami bahwa industri konten tidak lagi sekadar soal popularitas, tetapi juga tentang membangun ekosistem ekonomi yang sehat.
“Makassar memiliki banyak kreator dengan ide dan karya yang kuat. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pintu masuk bagi mereka untuk naik kelas dan berkolaborasi dalam ekosistem yang lebih profesional,” ujarnya.
Drama Cuan sebagai Platform Ekonomi Kreatif
Acara secara resmi dibuka oleh Muh. Narwin Syam, selaku Direktur PT. Pixel Drama Creative. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Drama Cuan tidak hanya hadir sebagai aplikasi hiburan, tetapi sebagai platform ekonomi kreatif yang menempatkan kreator sebagai mitra utama.
Ia menjelaskan bahwa selama ini banyak kreator harus menunggu lama untuk memperoleh penghasilan, bergantung pada viralitas atau kerja sama merek. Drama Cuan hadir dengan konsep berbeda, yakni memberikan ruang bagi karya drama pendek untuk langsung dimonetisasi melalui sistem berlangganan dan distribusi digital yang terstruktur.
“Drama Cuan ingin menjawab kebutuhan kreator akan sistem yang adil, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan karya,” ungkapnya.
Kolaborasi Teknologi dan Sistem Pembayaran
Penjelasan lebih lanjut mengenai konsep aplikasi Drama Cuan disampaikan oleh Wandy Roesandy, selaku CEO PT. Japri Pay Nusantara. Ia menjelaskan bahwa Drama Cuan didukung oleh sistem pembayaran dan afiliasi yang terintegrasi dengan aplikasi JapriPay.
Melalui integrasi ini, kreator dapat menerima bonus afiliasi dan insentif secara transparan dan tercatat secara digital. Sistem tersebut memungkinkan kreator memperoleh pendapatan tanpa harus menunggu popularitas tinggi, karena setiap karya yang ditayangkan memiliki nilai ekonomi yang jelas.
“Drama Cuan dibangun agar kreator bisa fokus berkarya, sementara sistem pembayaran dan bonus ditangani secara profesional dan akuntabel,” jelasnya.
Pemutaran Trailer dan Antusiasme Peserta
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara ini adalah pemutaran trailer resmi Drama Cuan. Trailer tersebut menampilkan cuplikan drama pendek hasil produksi tim kreatif lokal, dengan kualitas visual dan alur cerita yang mampu menarik perhatian peserta.
Pemutaran trailer ini memberikan gambaran nyata tentang potensi drama pendek sebagai bentuk hiburan digital yang relevan dengan gaya konsumsi masyarakat saat ini, khususnya generasi muda.
Antusiasme peserta terlihat dari respons positif yang diberikan setelah pemutaran trailer, sekaligus menjadi bukti bahwa pasar konten drama pendek di Indonesia masih sangat terbuka.
Penandatanganan MoU Perkuat Ekosistem Kreator
Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT. Pixel Drama Creative dan PT. Japri Pay Nusantara. MoU tersebut ditandatangani oleh Komisaris Utama Agogo Violin dan Wandy Roesandy.
Kerja sama ini menandai komitmen kedua perusahaan dalam membangun ekosistem kreator yang terintegrasi, mulai dari produksi konten, distribusi digital, hingga sistem monetisasi dan afiliasi yang transparan.
Apresiasi bagi Konten Kreator
Sebagai penutup acara, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah konten kreator sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam dunia kreatif digital. Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, di antaranya:
-
Konten Kreator Terpopuler
-
Konten Kreator Terhits
-
Konten Kreator Edukasi
-
Konten Podcast Terbaik
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi kreator untuk terus berkarya dan berinovasi, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi di antara sesama kreator.
Harapan ke Depan
Melalui penyelenggaraan Konferensi Konten Kreator Makassar dan peluncuran Drama Cuan, diharapkan lahir ekosistem baru yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif digital secara nyata. Tidak hanya sebagai ruang ekspresi, tetapi juga sebagai sumber penghasilan dan lapangan kerja bagi generasi muda.
Drama Cuan diharapkan menjadi contoh bahwa industri konten lokal dapat berkembang dengan sistem yang profesional, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

